
Di sebagian kalangan anak band ada yang beranggapan bahwa keberadaan seorang manager sangat dibutuhkan dalam mengurus segala tetek bengek sebuah band. Namun dalam pelaksanaannya, keberadaan seorang manager kadang hanya menjadi “gaya-gayaan”, agar bandnya dianggap professional atau apalah alasannya, sialnya lagi seorang manager biasanya hanya dianggap sebagai orang marketing yang hanya punya wewenang untuk mencarikan job bagi band bersangkutan.
Sebenarnya sampai dimana kapasitas seorang manager band?
Mungkin pertanyaan tersebut yang harus kita cari jawabannya agar dalam urusan management band tidak simpang siur.
Menurut pengetahuan saya, management band adalah sebuah tim work yang didalamnya terdapat beberapa divisi atau departemen sesuai kebutuhan band dan semua divisi tersebut dikoordinasi oleh manager. Selain bertugas mengurus kebutuhan personil, adminstrasi, dan hal-hal lain dari band, manager juga mempunyai wewenang untuk mengarahkan dan mengontrol jalannya divisi-divisi yang telah dibentuk.
Semakin besar sebuah band, maka semakin besar juga kebutuhan akan divisi yang akan mendukung pekerjaan dari management. Divisi-divisi dibawah ini bisa menjadi contoh dan referensi bagi band anda, antara lain:
Divisi marketing, yang bertugas untuk memasarkan produk dalam hal ini band.
Divisi fans club, yang bertugas mengakomodir penggemar atau fans club.
Divisi merchandise, tugasnya memproduksi dan menjual merchandise band.
Tim kreatif, bertugas untuk membuat konsep pertunjukan (show), seperti menyusun list lagu, property saat show, make-up, kostum yang akan dipakai dsb.
Sound engineering, mengatur kebutuhan sound saat show.
Lighting operator, mengatur tata cahaya/lighting saat show.
Crew, tugasnya menyediakan, meng-setting dan mendampingi personil saat pelaksanaan show
Road manager, tugasnya sebagai pengganti ataupun perpanjangan tangan dari manager. Itupun di butuhkan saat band melakukan perjalanan jauh atau tour dilura kota atau markas, road manager yang akan memastikan dan mempelajari bentuk event yang akan di laksanakan, mengecek suasana venue termasuk pintu masuk, ruang artis, kebutuhan sound dan lighting, panggung, keamanan, akomodasi dan komsumsi, serta segala hal yang berkaitan dengan band termasuk didalamnya penagihan fee.
Hal diatas adalah sebagian kecil atau hanya contoh sebuah management dari sebuah band. Bagaimana dengan band anda? Apa yang anda butuhkan untuk menunjang kinerja dari management band anda? Karna semakin banyak orang yang dilibatkan berarti cost yang dikeluarkan juga akan bertambah banyak dan harus disesuaikan dengan buget atau fee yang anda dapat.
Agar hal tersebut tidak menjadi beban maka carilah seorang atau beberapa orang yang mampu bekerja dan tahu banyak tentang seluk beluk management band, setidaknya tahu tentang hal-hal tersebut diatas.
